ROKAN HULU –hebatriau.info Jajaran Polsek Rokan IV Koto mengamankan seorang pria berinisial M (29) yang diduga terlibat tindak pidana narkotika jenis sabu di areal perkebunan masyarakat Desa Pendalian, Kecamatan Pendalian IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Dari penangkapan tersebut, polisi menyita 15 paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor sekitar 3,40 gram, dua unit telepon genggam, uang tunai Rp2,8 juta, serta sejumlah barang lainnya.
Kapolsek Rokan IV Koto IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika di Desa Pendalian.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Rokan IV Koto AIPTU Hedriyanto, S.Pd.I., melaporkannya kepada Kapolsek. Selanjutnya, tim dibentuk untuk melakukan penyelidikan di lokasi yang dimaksud.
Sekitar pukul 16.30 WIB, petugas mengamankan seorang pria yang mengaku berinisial M. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 15 paket sabu yang diakui Inisial M sebagai miliknya.
Selain sabu, polisi turut mengamankan satu unit HP merek Vivo warna hitam, satu unit HP Infinix warna hitam, uang tunai Rp2.800.000, satu unit sepeda motor Yamaha RX King warna hijau, satu kotak earpod warna putih, serta satu tas selempang merek Tough Warrior warna hijau army.
Selanjutnya, pria tersebut bersama seluruh barang bukti dibawa ke Polsek Rokan IV Koto untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Dalam perkara ini, penyidik menerapkan Pasal 609 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Kapolres Rokan Hulu. AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si melalui Kapolsek Rokan IV Koto IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing. *(Humas Polres
/ Redaktur hebatriu.info)












